Pernah nggak sih, ngalamin momen panik di gerbang tol? Mau tap e-money Mandiri, eh kartunya tiba-tiba nggak kebaca sementara mobil di belakang udah antre panjang. Atau pas mau masuk gate KRL, palangnya nggak kebuka. Bisa bikin kesel dan panik banget, kan?
Kabar baiknya, kartu rusak bukan berarti saldonya hilang. Jadi, jangan buru-buru buang kartu itu. Ada cara resmi buat mencairkan sisa saldo tersebut. TopUpKingdom bakal bantu kamu ngerti cara aman buat ambil kembali saldo dari kartu e-money Mandiri yang patah atau rusak.
Cara Mengecek Kondisi dan Sisa Saldo di Kartu yang Rusak

Sebelum panik dan berpikir kartunya rusak total, coba cek dulu di rumah. Bisa jadi kerusakan tadi hanya karena reader di gate tol atau stasiun yang sedang error. Cara paling mudah untuk tes adalah menggunakan HP kamu yang sudah dilengkapi fitur NFC. Cukup buka aplikasi Livin’ by Mandiri, dan coba cek saldonya langsung. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Livin’ by Mandiri, lalu login menggunakan akun kamu.
- Pilih menu “e-money”, kemudian klik “Lihat/Perbarui Saldo”.
- Tempelkan kartu e-money ke bagian belakang atau depan ponsel (pastikan HP kamu mendukung NFC).
- Tahan posisi kartu sampai proses pembacaan selesai.
- Jika berhasil, sisa saldo akan tampil di layar aplikasi. Kalau ternyata kartunya masih terbaca tapi saldonya kosong, kamu bisa langsung ikuti cara top up e-money lewat HP biar kartunya siap dipakai lagi.
Kalau sudah coba tempel berkali-kali tapi tetap gagal atau kartu nggak terbaca sama sekali, kemungkinan besar chip di kartu kamu yang rusak.Tapi jangan panik, kamu masih bisa mengklaim saldo selama nomor kartu di fisik kartu kamu masih terlihat jelas.
Cara Memperbaiki Kartu E Money Mandiri Rusak
Kartu e-money kamu rusak dan nggak terbaca di reader atau HP? Tenang, saldo kamu masih bisa diselamatkan. Prosesnya bukan memperbaiki kartu, melainkan klaim refund saldo dan mendapatkan kartu pengganti. Jika kartu rusak dan tidak berfungsi, kamu bisa mengajukan klaim ke kantor bank terdekat. Caranya mudah, berikut panduan lengkapnya:
1. Siapkan Dokumen Penting
Secara umum, KTP adalah dokumen paling wajib untuk proses ini. Namun beberapa cabang atau penyedia bisa saja meminta berkas tambahan seperti buku tabungan. Agar proses lebih lancar, sebaiknya siapkan juga buku tabungan (jika ada) dan kartu e-money yang rusak. Dengan kelengkapan dokumen, kamu nggak perlu bolak-balik ke kantor bank.
2. Kunjungi Bank Penerbit
Kalau dokumen kamu sudah siap, langsung saja ke cabang Bank Mandiri terdekat. Bank Mandiri adalah penerbit resmi kartu e-money ini, jadi mereka adalah satu-satunya tempat yang bisa memproses klaim refund saldo dari kartu yang rusak. Pastikan kamu membawa semua dokumen yang diperlukan agar prosesnya berjalan lancar.
3. Lapor ke Customer Service untuk Klaim Saldo
Sesampainya di bank, cukup bilang tujuanmu ke petugas keamanan. Biasanya, mereka yang akan mengarahkanmu untuk mengambil nomor antrean Customer Service. Saat giliranmu tiba, jelaskan kendala kartu e-money yang rusak dan minta bantuan refund saldo.
Petugas CS akan meminta kartu rusakmu dan KTP. Mereka akan memeriksa kondisi fisik kartu terutama memastikan nomor 16 digit masih terbaca, lalu memberi tahu langkah selanjutnya. Setelah pengajuan selesai, saldo akan dikembalikan dan biasanya ditransfer ke rekening yang kamu tunjuk atau dibayarkan tunai, tergantung kebijakan bank. Proses verifikasi memakan waktu dan saldo akan dikirim dalam waktu maksimal 14 hari kerja setelah pengajuan.
Tips Merawat Kartu E-Money agar Tidak Mudah Rusak

Ngurus refund kartu rusak memang butuh waktu dan tenaga, jadi mending kita cegah sejak awal. Supaya kamu nggak mengalami masalah kartu patah atau gagal terbaca, coba deh terapkan kebiasaan simpel ini:
- Simpan kartu di tempat datar, tidak terlalu ketat, dan tidak tertekan.
- Hindari menaruh kartu bersama benda bermagnet seperti powerbank atau casing logam.
- Jangan menekuk atau menindih kartu dengan beban berat.
- Hindari panas berlebih, terutama saat di mobil atau dekat perangkat elektronik.
- Gunakan card holder yang kokoh atau lanyard untuk melindungi kartu dari tekukan.
Jadi, jangan tunggu kartu e-money rusak atau patah dulu. Terapkan tips ini dari sekarang supaya transaksi kamu tetap lancar.
Udah Tahu Cara Ngerawat? Ini Cara Isi Ulangnya!
Nah, sekarang kamu udah jago nih cara ngerawat kartu e-money biar awet dan nggak gampang rusak. Tapi, kartu yang tahan lama aja nggak cukup, kan? Saldo yang selalu siap pakai itu yang bikin kombinasi sempurna. Percuma kartunya awet kalau pas butuh malah saldonya kosong.
Biar kamu nggak perlu panik kehabisan saldo pas lagi butuh, penting juga buat kamu tahu cara top up yang paling gampang dan cepat. Kalau kamu ingin tahu cara top up e-money yang anti ribet, mudah, dan murah, baca juga panduan lengkapnya di sini: Cara Praktis Top Up E-Money Mandiri.
