Dalam mode kompetitif atau turnamen resmi, 1 Tim PUBG berisi 4 orang (Squad). Angka ini sudah menjadi standar global yang berlaku di seluruh dunia, mulai dari turnamen tingkat komunitas hingga panggung internasional sekelas PMGC.
Bisa dibilang, bermain dalam Squad 4 orang adalah cara menikmati “The Real Game” dari PUBG Mobile yang sesungguhnya. Di sinilah strategi, koordinasi, dan komunikasi kamu benar-benar diuji habis-habisan. Kamu nggak cuma sekadar adu mekanik atau mengandalkan skill individu seperti di mode Solo, tapi harus bahu-membahu menyatukan visi untuk menyelesaikan misi dan meraih WWCD.
Mungkin bagi kamu yang terbiasa main sendiri, beradaptasi dengan tim berisi 4 orang akan terasa menantang. Tapi percayalah, sensasi mengatur rotasi dan melakukan rush bersama tim itu jauh lebih seru dan memuaskan!
Alasan Taktis Mengapa Squad Berisi 4 Orang
Pernah terpikir nggak kenapa harus pas 4 orang? Pengembang game PUBG menetapkan jumlah ini bukan tanpa alasan, melainkan demi menciptakan keseimbangan atau balance yang sempurna dalam sebuah tim. Dengan komposisi 4 anggota, sebuah tim bisa membagi tugas secara lebih presisi dan efektif, misalnya dengan menerapkan split strategy yang membagi peran menjadi dua orang sebagai penyerang di lini depan dan dua orang lagi sebagai back-up di lini belakang.
Selain itu, jumlah 4 orang sangat krusial untuk menjaga pertahanan dari segala arah alias 360 derajat. Dalam pertempuran yang intens, masing-masing individu bisa ditugaskan untuk menjaga sudut pandang 90 derajat, sehingga tim kamu tidak akan memiliki blind spot yang bisa dimanfaatkan musuh untuk menyergap. Jika tim kamu dibentuk kurang dari 4 orang, otomatis akan banyak sudut yang “bolong” dan tidak terawasi, sehingga permainan jadi terasa sangat rumit dan pertahananmu jadi jauh lebih rapuh.
Role dalam Tim PUBG
Di level profesional, nggak ada lagi istilah “asal main” atau sekadar lari-larian di map. Semua anggota memiliki peran penting yang harus dijalankan sebaik-baiknya demi meraih kemenangan. Setiap pemain punya job description yang jelas supaya tim nggak bingung saat situasi mendadak kacau (chaos) di tengah perang.
Nah, memahami peran ini sangat krusial sebelum kamu memutuskan untuk fokus meniti karier. Biar penampilan karaktermu di setiap peran makin kece, jangan lupa juga buat upgrade koleksi skin kamu dengan top up UC yang murah meriah sebagai modal awal tampil percaya diri.
In Game Leader atau Shoutcaller
IGL adalah pengambil keputusan makro. Tugas utamanya membaca pergerakan Zona Biru (Zone Prediction), menentukan rute rotasi yang aman dari lawan, dan memutuskan kapan timing perang yang tepat seperti kapan harus menyerang dan bertahan.
Keputusan IGL adalah mutlak, setiap anggota wajib mengikutinya sekalipun itu berisiko. Ini dilakukan agar tim bergerak satu irama ke satu tujuan. Biasanya yang menjadi IGL pintar berstrategi.
Fragger atau Rusher
Fragger adalah eksekutor serangan jarak dekat. Tugas teknisnya adalah melakukan entry atau masuk pertama kali ke arena musuh atau ke dalam bangunan untuk mendapatkan knock pertama.
Posisi ini mengharuskan kamu memiliki bidikan jarak dekat yang akurat, refleks yang cepat untuk menghadapi perubahan situasi, dan kemampuan mengendalikan recoil senjata AR/SMG dengan sempurna.
Scout atau Pengintai
Scout disebut juga sebagai pengumpul informasi. Tugas teknisnya adalah Scout sering bergerak terpisah duluan menggunakan kendaraan di depan tim utama. Tujuannnya memeriksa apakah sebuah lokasi aman untuk ditempati (secure compound) dan mendeteksi posisi musuh.
Data yang dikumpulkan Scout seperti posisi musuh, sisa slot di dalam zona adalah bahan bakar utama bagi IGL untuk menyusun strategi untuk menang.
Support atau Backliner
Support bertugas sebagai penjaga stabilitas tim. Posisinya selalu di garis belakang untuk memberikan tembakan perlindungan (cover fire) saat Rusher maju. Jadi, harus jago menembak juga.
Secara teknis, Support wajib membawa lebih banyak smoke grenade yang bertujuan untuk menutup pandangan musuh saat revive dan consumables (medkit/ammo) untuk dibagikan ke Rusher yang berisiko kehabisan sumber daya setelah perang.
Peran Tambahan yang Sering Muncul
Tadi yang sudah disebutkan adalah 4 pilar utama dalam PUBG Mobile. Namun, ada peran tambahan yang sering muncul. Apalagi kondisi perang yang terkadang penuh dengan kejutan menuntut persiapan ekstra. Posisi ini munculnya “situasional”, bergantung pada senjata yang sedang dipegang atau kondisi medan perang saat itu.
Sniper atau Designated Marksman
Posisi ini memungkinkan pemain memegang senjata laras panjang (Sniper Bolt-Action atau DMR). Tugasnya memberikan kerusakan awal (opening damage) atau menjatuhkan musuh (pick off) dari jarak jauh untuk membuka peluang bagi Rusher menyerbu masuk.
Breacher
Merupakan sub-kategori dari Rusher yang spesialis bertemput di dalam ruangan (indoor). Biasanya menggunakan Shotgun atau senjata dengan fire rate tinggi untuk mengalahkan musuh yang bersembunyi di sudut ruangan atau di balik pintu.
Flex atau Flanker
Flex adalah tipe pemain dengan kemampuan adaptasi tinggi. Tugas spesialisasinya adalah melakukan Flanking atau memutar arah serangan untuk menyerang musuh dari sisi buta (blind side) saat teman setim sedang mengalihkan perhatian dari depan. Sehingga, serangan menjadi tiba-tiba dan musuh cepat kalah.
Kenapa Role Lebih Banyak dari Jumlah Pemain?
Kamu mungkin akan bertanya-tanya, role-nya kok banyak, tapi pemainnya cuma 4? Cara mengakalinya adalah pemain harus mengerjakan lebih dari 4 tugas. Pemain yang pro terbiasa juga menggunakan sistem Dual Role (Peran Ganda).
Agar efektif, biasanya satu orang bisa membawa role yang saling melengkapi. Misalnya:
- IGL + Scout: Kombinasi ini paling umum dipilih. Pemimpin tim maju ke depan duluan untuk mencari info sendiri agar bisa mengambil keputusan lebih cepat. Sehingga, ia bisa menentukan strategi yang tepat.
- Support + Sniper: Pemain belakang yang bertugas cover teman ketika perang sedang berlangsung, sangat cocok memegang sniper karena posisinya aman dan memiliki pandangan luas ke seluruh area pertempuran.
Masing-masing role juga bertugas mengambil item yang penting untuk keberlangsungan misi, tapi tidak boleh serakah. Biasanya item yang diambil itu sesuai dengan kebutuhan role. Begini penjelasannya:
- Prioritas Rusher: Wajib mendapatkan Helm & Vest Level 3 terlebih dahulu. Alasannya untuk perlindungan ekstra agar tidak tumbang, apalagi mereka yang menerima tembakan paling banyak di garis depan.
- Prioritas Sniper: Wajib mendapatkan Scope Besar (x6/x8). Alasannya tanpa scope, senjata mereka jadi tidak berguna untuk menumbangkan musuh.
- Prioritas Support: Wajib mendapatkan Tas Level 3. Alasannya untuk menampung stok bom asap (smoke) dan medkit cadangan yang dibutuhkan oleh semua anggota tim.
Kesalahan Fatal Pembagian Tugas yang Bikin Kalah
Kekalahan squad biasanya bukan karena anggota tim tidak jago membawakan peran, tapi karena disiplin posisi (spacing) yang buruk antar pemain. Ini bisa membuat tim bubar jalan. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan ini kamu jadi bisa belajar untuk menghindarinya.
Kesalahan pertama sering terjadi pada Rusher yang terkena sindrom “Muka Kill” (haus kill). Di sini Rusher maju terlalu jauh dari jangkauan cover teman hanya untuk mengejar musuh yang knock tanpa koordinasi yang efektif.
Kesalahan ini sangat berisiko karena jika Rusher mati di posisi yang terlalu jauh (over-extend) dari tim, temannya tidak bisa membalas (trade kill) pada musuh atau menyelamatkannya (revive), sehingga Rusher benar-benar tamat riwayatnya. Akibatnya, tim bermain pincang (3 vs 4) dan formasi pertahanan hancur.
Kesalahan kedua adalah Support yang salah menafsirkan tugas “jaga belakang” alias menjadi terlalu pasif. Menjaga di belakang bukan berarti bersembunyi di jarak 100 meter dari tim sambil tiarap (“ngendok”) karena takut mati. Padahal Support sangat dibutuhkan untuk Cover Distance.
Jika Support terlalu jauh, saat Rusher diserang, Support butuh waktu lama untuk lari mendekat melakukan serangan ke musuh. Dalam hitungan detik, Rusher malah habis tidak tersisa. Support yang keren harus punya timing maju-mundur yang dinamis, menempel pada tim dalam jarak tembak yang efektif tidak terlalu jauh ataupun dekat.
Itu dia role dan tugas dalam Tim PUBG Mobile. Membentuk tim solid butuh pemahaman role yang matang, komunikasi yang bersih, dan strategi poin Esport yang cerdas. Walaupun spesialisasi di satu posisi, tidak ada salahnya jika kamu memiliki pengetahuan yang mumpuni di posisi lain yang sesuai.
Agar kamu lebih bersemangat menyelesaikan misi, kamu membutuhkan modal UC yang cukup untuk item kosmetik in-game seperti Royale Pass atau crate terbaru. Banyak pemain yang bertanya-tanya, 8000 UC PUBG berapa rupiah? Nah, untuk koleksi item sultan, kamu bisa mendapatkan paket 8000 UC di TopUpKingdom dengan harga bersahabat di kisaran Rp1.400.000-an saja. Setelah memahami tugas tim, sekarang saatnya upgrade penampilan! Yuk, cek di mana top up UC PUBG Mobile paling murah dan terpercaya.
