Mencari sponsor untuk event bukan sekadar mengirim proposal ke sebanyak mungkin brand. Kamu perlu memilih perusahaan yang relevan dengan konsep dan target audiens acara, lalu menawarkan bentuk kerja sama yang bisa memberikan manfaat bagi kedua pihak. Mulai dari menentukan calon sponsor, menyusun proposal yang menarik, menyiapkan paket penawaran, hingga melakukan follow-up, setiap langkah perlu dilakukan secara strategis agar peluang proposalmu dilirik brand semakin besar.
Cari Brand yang Sesuai dengan Tema Event Kamu
Cara mencari sponsor yang efektif adalah menargetkan brand dengan nilai dan target pasar yang serupa dengan acaramu. Kecocokan ini membuat sponsor merasa acaramu relevan, bukan sekadar ajang meminta uang. Jika kamu menyebar proposal secara acak ke ratusan perusahaan, peluang diterimanya justru semakin kecil. Waktu dan tenagamu akan habis untuk menghubungi brand yang sejak awal tidak cocok dengan esensi acaramu. Kecocokan tema ini bisa kamu lihat langsung dari kategori produk perusahaan tersebut. Berikut beberapa contoh pencocokan target brand:
- Event olahraga: Pas menyasar brand suplemen, pakaian olahraga, atau minuman isotonik.
- Turnamen esports: Cocok menargetkan brand teknologi, aksesori gaming, hingga layanan top up game.
- Festival remaja: Bisa menggandeng brand fesyen, perawatan kulit, atau perusahaan rintisan digital.
Buatlah daftar pendek calon sponsor melalui riset sederhana. Kamu juga bisa cari sponsor online dengan memantau brand apa saja yang aktif melakukan promosi di komunitas audiensmu. Setelah datanya terkumpul, susun daftar tersebut dari yang paling relevan sampai yang masih masuk akal untuk dicoba.
Apa Saja yang Harus Ada di Proposal Sponsorship
Proposal sponsorship harus bisa membuat calon sponsor memahami event sekaligus melihat alasan untuk bekerja sama. Karena tim marketing biasanya menilai banyak proposal, sampaikan informasi utama secara ringkas, terstruktur, dan mudah dipahami. Hindari proposal yang hanya berisi kebutuhan dana tanpa menjelaskan nilai yang bisa diberikan kepada sponsor.
1. Tampilkan Profil dan Data Event secara Meyakinkan
Jelaskan identitas event sejak halaman pertama agar sponsor langsung memahami konsep dan target audiensnya. Cantumkan profil audiens secara jujur, misalnya pelajar SMA yang aktif di media sosial. Lengkapi proposal dengan data pendukung, seperti jumlah pengunjung atau jangkauan media sosial dari event sebelumnya. Jika event baru pertama kali digelar, gunakan proyeksi realistis berdasarkan kapasitas lokasi dan target yang telah ditetapkan.
2. Tonjolkan Keuntungan bagi Sponsor
Proposal tidak cukup hanya menjelaskan kebutuhan dana. Tunjukkan keuntungan yang akan diperoleh sponsor sebagai imbal balik atas dukungan mereka. Beberapa benefit yang bisa ditawarkan antara lain:
- Penempatan logo di media promosi.
- Stan untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung.
- Akses data audiens untuk riset pasar.
- Penyebutan nama brand oleh MC selama acara.
Menyusun Paket Sponsorship yang Mudah Dipilih
Paket penawaran sponsor biasanya dibagi ke dalam beberapa tingkatan yang bervariasi. Kamu bisa menggunakan sistem level umum seperti Platinum, Gold, Silver, dan Bronze dengan keuntungan berbeda. Sistem ini membuat brand dengan anggaran terbatas tetap bisa berpartisipasi, sementara brand besar bisa mendapat porsi promosi utama. Setiap level wajib memiliki detail keuntungan yang terukur secara jelas agar tidak membingungkan pihak perusahaan.
Supaya mudah dibandingkan oleh calon sponsor, tulis keuntungan tiap level menggunakan poin-poin yang rapi. Rincian yang bisa kamu masukkan meliputi ukuran penempatan logo, jumlah slot promosi di media sosial, dan fasilitas sertifikat. Selain itu, sediakan juga opsi paket yang sifatnya lebih fleksibel untuk perusahaan. Beberapa brand terkadang lebih memilih memberikan dukungan dalam bentuk barang atau jasa dibandingkan dana tunai.
Kapan dan ke Siapa Proposal Sebaiknya Dikirim
Setelah proposal selesai, kirimkan kepada kontak yang tepat, seperti tim marketing, public relations, atau partnership. Kamu bisa menemukan kontak PIC melalui situs resmi perusahaan atau LinkedIn. Hindari mengirim proposal hanya ke email umum yang belum tentu ditangani oleh tim terkait.
Setelah beberapa hari kerja, lakukan follow up secara sopan. Jika belum mendapat respons, kamu bisa menyertakan informasi terbaru tentang event, seperti perkembangan peserta atau persiapan acara, agar komunikasi kembali menarik perhatian. Agar lebih mudah dipantau, catat setiap komunikasi dengan calon sponsor, seperti:
- Nama perusahaan dan PIC.
- Tanggal pengiriman proposal.
- Tanggal follow up dan respons terakhir.
- Status kerja sama.
Selain mencari brand yang sesuai dengan tema dan target audiens, kamu juga bisa mempertimbangkan brand yang membuka peluang sponsorship, seperti TopUpKingdom. Untuk event gaming, esports, kompetisi sekolah, hingga kegiatan kampus, pengajuan kerja samanya cukup jelas. Cek detail pengajuan kerja samanya di sini: TopUpKingdom Open Sponsorship
- Cara Jadi Pro Player FF dan Skill yang Wajib Dikuasai - August 27, 2026
- Kumpulan Kode Bio FF Keren Lengkap Warna, Simbol dan Pangkat - August 27, 2026
- Daftar Rusher FF Terbaik yang Wajib Ditonton - August 27, 2026

1 Comment
Pingback: TopUpKingdom Open Sponsorship untuk Berbagai Event Kamu